Rangkuman Kotbah (Sermon Summeries) is an ongoing collection of thoughts, lessons and stories about our beautiful God, Jesus Christ. I want to inspire and encourage everyday people that your efforts and contributions can and will make a difference in lives. So, take a look around, make yourself at home and check back often.
Monday, November 8, 2010
Bad Habit
Sunday, November 7, 2010
Family part 3 : Church as a spiritual family


Friday, October 29, 2010
Stories : The Lost Dog
Tuesday, October 26, 2010
Menang menghadapi tantangan

1. benih yang ditabur di tepi jalan : benih yang cepat hilang karena seketika dimakan burung (terhimpit oleh harga diri/ego). Mereka datang, duduk, tapi tidak sungguh-sungguh mendengar. Badan ada di dalam sini, tapi hati dan pikiran ada di luar. Seringkali juga orang-orang berpikir bahwa bahasan Alkitab tidak lagi relevan bagi kehidupan di dunia sekarang ini. Mereka senang memilih-milih antara bagian Alkitab yang ingin mereka dengar dan yang ingin mereka anggap lalu saja. Hati-hati, justru bahayanya adalah mungkin sekali hidup mereka yang tidak lagi relevan dengan kebenaran yang dipaparkan di dalam Firman Tuhan.
2. benih yang jatuh di tanah yang berbatu-batu : benih yang jatuh bisa langsung tumbuh, akan tetapi tidak mengakar dengan kuat sehingga ketika tumbuhannya kena terik matahari, dia menjadi layu dan kering (terhimpit oleh masalah/masalah). Ini menggambarkan seseorang yang menjadi penuh sukacita dan gairah ketika baru mendengar Firman Tuhan. Responsnya sangat positif seketika itu juga. Dia menjadi tersentuh dengan berita yang baru saja didengar dan menjadi bertobat. Biasanya orang macam ini adalah mereka yang sedang ada dalam masa kesulitan, lalu seketika mendengar berita Firman rasanya seperti ada harapan, seperti menemukan solusi untuk keluar dari masalahnya dan langsung menjadi berapi-api. Akan tetapi peringatannya di sini adalah, apabila dia tidak berakar, atau hanya memiliki akar sedikit saja, maka ketika ada kesulitan atau penderitaan lagi datang, maka dia akan meninggalkan imannya.
3. benih yang jatuh di semak belukar : Di sini tanahnya tidak tipis, melainkan gembur, sehingga benih dapat tumbuh dengan baik, akan tetapi sembari dia tumbuh semakin besar, dia juga semakin dihimpit oleh semak duri yang ada di situ (terhimpit oleh hawa nafsu dan kekayaan). Ini berbeda dengan tanah yang kedua yang tanahnya payah, di mana tanah ketiga ini adalah macam tanah yang lebih subur. Benih dapat tumbuh dengan sehat, akan tetapi semakin dia tumbuh semakin dia mengalami kesulitan untuk berkembang dengan bebas dan besar karena adanya terlalu banyak persaingan – ada banyak semak duri yang lain yang juga tumbuh menghimpit dia. Semak duri yang digambarkan di sini melambangkan kekuatiran dunia dan tipu daya kekayaan. Hal-hal tersebut menghimpit pertumbuhan Firman sehingga tidak berbuah, dan lama-lama menjadi mati.
4. benih yang jatuh di tanah yang gembur : benih ini jatuh di tanah yang baik, tidak ada halangan, sehingga dia boleh tumbuh, berakar dan menghasilkan buah seratus kali lipat.
Tuesday, October 19, 2010
All things new

Sunday, October 17, 2010
LOGOS dan RHEMA

Pengertian logos disini adalah logic/logika/sebatas pada pengetahuan saja (pikiran) sedangkan yang dimaksud dengan rhema adalah suatu pengertian yang menjadi hidup/pewahyuan yang membuat mata hati kita terbuka/pengalaman dari apa yang kita dengar/baca dalam alkitab yang menjadi kekuatan dalam hidup kita (spiritual strength through our connection with GOD for our jouney).
Rasul Paulus menekankan dalam kitabnya bahwa iman yang seharusnya diperoleh atau dimiliki adalah dari firman yang menjadi hidup (rhema/iman rhema) dan tidak hanya sebatas pengertian/ pikiran (logos) saja. (Tuhan bisa berbicara kepada kita dengan berbagai cara bahkan hanya dengan satu ayat saja DIA mampu membuat mata hati kita terbuka dan hal ini menjadi rhema).
Mintalah kepada Tuhan agar setiap kita membaca firmanNYA dan kita bisa memeperoleh/ mendapatkan rhema dan tidak hanya sebatas logos. Ibrani 11:1 “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”
Ibrani 11:30-40
11:30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.
11:31 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.
11:32 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi,
11:33 yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa,
11:34 memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing.
11:35 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.
11:36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan.
11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.
11:39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik.
11:40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.
------------------------------------------
Ayat-ayat yang tertera dalam pasal ini menerangkan dua dampak daripada iman orang percaya yaitu:
Pada ayat-ayat di 30-35a dikatakan bahwa ada iman yang mengalahkan masalah/pergumulan yang akan membawa kepada kemenangan/ keberhasilan namun pada ayat-ayat di 35b-39 bahwa ada iman yang mereka nyakini ternyata iman yang sustain/sulit dipahami/susah dimengerti karena meskipun sebagai orang yang beriman namun mengalami masalah/ siksaan/ penderitaan/ tekanan ditengah-tengah dunia ini tetapi luar biasanya disini adalah mereka tidak menyerah (tetap beriman), hal ini dikarenakan mereka mengerti bahwa kehidupan mereka yang sesungguhnya adalah bukan didunia ini dan mahkota abadi sedang menanti mereka saat mereka kembali kerumah BAPA.
Mengikuti Tuhan sebenarnya tidak hanya sekedar memperoleh/memiliki berkat-berkatNYA saja tetapi juga kita mengalami penderitaan, kalau bukan karena iman rhema pasti kita tidak akan mampu menghadapi perkara-perkara diluar akal pikiran kita (kita dapat bersukacita bahkan ditengah masalah).
Iman lebih mengutamakan hal-hal yang rohani karena pada dasarnya iman bersifat kekal/eternal jadi jangan cepat menyerah untuk masalah-masalah yang sedang kita gumuli meski terlihat mustahil.
Alami rhema firmanNYA sehingga menjadi iman rhema karena iman ini akan membawa kita mengatasi masalah-masalah sehingga kita tidak mundur dari Tuhan. Ingatlah mahkota abadi sudah menanti kita.
Doakan untuk semua orang yang berhubungan darah dengan kita terlebih mereka yang belum mengenal arti keselamatan sesungguhnya. Jangan pernah menyerah tetap tekun/beriman pada janji-janjiNYA.
(dicopy dari : http://www.bethanybangkok.com/?p=913)
Wednesday, October 13, 2010
Family part 2 : Why this family 2
