Monday, September 6, 2010

Relationship part 3 - Dating 101

Tuhan menciptakan kita untuk menciptakan hubungan. Dalam membina hubungan ada beberapa hubungan dasar yang kita harus mengerti, baik dalam hubungan pertemanan, bisnis, keluarga. Ingat, bahwa baik-buruknya tergantung dari masing-masing individu yang ada di dalamnya.

Khusus untuk mereka yang ingin menikah, ingatlah bahwa pernikahan itu nilainya bukanlah 50-50, tetapi 100-100. Mereka harus sama-sama 'penuh' untuk bisa menikmati waktu dan kehidupan mereka satu sama lain. Lagipula kalau Tuhan mempersiapkan yang the best, Why we settled for the less?

Dalam relationship, kita dahulu yang harus menjadi utuh, jadi jangan pernah tuntut orang lain untuk mengisi kekosongan hati Anda. Kalau Anda berasa kosong, penuhilah diri Anda terlebih dahulu.

-------------------------------------------------------

Kita sering mendengar orang mengeluh seperti ini "Sepertinya keadaan saya jauh lebih baik pada saat saya single daripada waktu saya in a relationship” Sadar tidak sadar, orang yang menjadi pasangan anda menarik sesuatu dari diri anda untuk mengisi kekosongan dia dan Anda yang tadinya penuh memberikan sesuatu dari kepenuhan diri Anda kepada pasangan yang tidak penuh juga, sehingga Anda pun ikut kosong.

Jadi disinilah pentingnya Dating. Apa itu dating? Dating adalah waktu dimana Anda saling mengenal satu sama lain dalam ORDER YANG TEPAT. Dalam dating, seharusnya kita harusnya mengikuti order yang tepat, meskipun saat ini dating sudah dicampur-baurkan. Apa yang dimaksud order yang tepat? Inilah order yang tepat : Spirit (roh) - Soul (jiwa) – Body (tubuh - pertemuan badan terjadi dalam pernikahan) Masalahnya yang terjadi adalah terbalik urutannya. Kebanyakan dari kita terlalu cepat memutuskan atau menyukai seseorang dari luarnya saja tanpa peduli apakah benar kita cocok dengan orang tersebut.

-------------------------------------------------------

1. Spiritual Level.
Dalam mengikuti order yang tepat dalam relationship, kita harus mulai dari step awal, yaitu Spiritual Level. Bagaimana cara mengecek spiritual level seseorang? Caranya adalah dengan banyak bertanya dan jangan cuma diam. Jangan cuma menyukai seseorang karena kesengsem. Banyak orang bisa membuat anda kesengsem, cukup dengan sopan sedikit, banyak senyum. Kesengsem itu boleh, tapi jangan cepat mengambil keputusan anda mencintai dia karena kesengsem saja.

Yang dibutuhkan adalah waktu bersama lebih banyak bersama, mengenal lebih banyak. Stay long enough with him/her and check what is the spiritual level. What is this person believe in? Anda harus tahu ini, misalnya apakah pasangan anda percaya ada Tuhan atau tidak? Dan cek apakah manual book-nya sama atau tidak, kalau manual book-nya sama, cek apakah ia juga membaca manual book-nya atau tidak dan lain sebagainya. Oleh karena itu kita harus banyak bertanya, kalau jawaban yang ia berikan tidak sesuai atau tidak sama, berhenti sebentar dan berpikir.

2. Soul Level.
Pernikahan adalah one way ticket. Kalau anda mendapatkan tiket sekali jalan, tentu anda ingin pergi ke tempat yang paling the best, bukan? Pertanyaannya adalah bagaimana anda tahu tempat itu adalah the best? Jawabannya adalah mencari informasi. Kenapa ini penting? Karena ingat, pernikahan adalah one way ticket. Jadi pastikan ada banyak hal disana. Pastikan ada banyak hal yang tidak akan membuat anda bosan. Pastikan anda akan menemukan banyak kesenangan. Know each other by asking questions dan perhatikan jawaban dari dia.

Tetapi sebelum itu, ajukan pertanyaan ini kepada diri anda sendiri. Apakah anda tahu tujuan hidup anda? Karena apabila anda tidak tahu apa yang ingin anda lakukan dalam hidup, lebih baik jangan berada dalam lingkup relationship dulu. Kenapa? Karena orang-orang yang tidak tahu apa yang ingin mereka lakukan dalam hidup mereka, gampang dibelokkan. Where is your destination? If you have found your destination, wrote it on the ticket. But if you don’t have any, don’t be in a SERIOUS RELATIONSHIP.

Banyak dari kita yang sedang dating tidak mau bertanya atau malu bertanya. Padahal banyak pertanyaan penting yang dapat kita tahu dari orang tersebut dari orang itu. Misalnya : "Apa yang ingin kamu lakukan dalam hidup kamu?” Apakah searah dengan anda visi dan misinya?

Dan apabila ternyata visi misinya sama, ask yourself this question ”Do you wanna be with him/her with the same vision”. Ingat part.1 –single forever. Dikatakan untuk penuh, anda hanya perlu Tuhan, bukan manusia lain. Ingat ada tiket lainnya selain one way ticket tadi, ada tiket lain yaitu apabila anda sudah berada di tempat yang anda mau, ada tiket untuk single bed atau double bed? Itu terserah Anda. Tetapi ingat, Tuhan berkata "Tidak baik manusia untuk alone”.

Karakter adalah sesuatu yang paling penting untuk dicek. Contoh paling simple adalah tepat waktu. Berapa kali ia terlambat? Cek juga soal keuangan, dari cara seseorang menghandle keuangan, anda bisa tahu karakternya. Apakah ia boros, pelit, hemat, tukang hutang? Karena ingat, pernikahan itu selama-selamanya, kalau pasangan anda tukang hutang, otomatis hutang dia adalah hutang anda juga. Cek juga temperamennya. Apakah ia bertanggung jawab, atau menghindar dari tanggung jawab.

Ini yang juga penting untuk dicek, cek teman-temannya! Waktu pacaran, jangan private, tetapi OPEN! kenapa?? Orang yang cenderung private pada saat dating, akan menjadi terbuka pada saat mereka menikah. Menurut research, orang yang sedang jatuh cinta, salah satu sarafnya bekerja dengan tidak benar. Itu sama seperti orang yang menyayangi bayinya sendiri. Dia akan memuji pasangannya terus menerus. Bawa pasangan anda ke sahabat-sahabat anda, dan minta pendapat mereka tentang pasangan anda. Dan jangan diam saja, minta dia perkenalkan teman-temannya juga. Ini terbalik prosesnya. Semua hal ini ada di soul level. So, CHECK IT ALL!

3. Physical Check.
Setelah soul dan spiritual sudah dicek, cek hal ketiga, yaitu cek fisik.Yang dimaksud disini adalah pengecekan fisik TANPA SEX. Tapi yang dimaksud adalah misalnya apakah misalnya pasangan mengidap penyakit, misalnya phobia tinggi/phobia terbang, otomatis anda harus mengerti akibatnya, atau mungkin ternyata pasangan anda tidak bisa melahirkan anak karena satu dan lain hal. Dari buku Myles Munroe, nomor yang satu didalam pikiran laki-laki dewasa adalah Sex. Sedangkan wanita adalah intimasi, intim bukanlah sex, tetapi apa yang ada didalam karakter wanita, makanya namanya IN-TO-ME-SEE (see whats inside), buat wanita itu jauh lebih penting dari sex.

No comments:

Post a Comment